Atasi Lahan Kritis, PPK Ormawa UNU Pasuruan Inisiasi Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik di Tosari
Pertanian Organik Pengabdian Masyarakat Lahan Kritis PPK Ormawa UNU

Atasi Lahan Kritis, PPK Ormawa UNU Pasuruan Inisiasi Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik di Tosari

AS
LPPM Admin Manager
Penulis
11 September 2023
2 min read
1 views
Image of Atasi Lahan Kritis, PPK Ormawa UNU Pasuruan Inisiasi Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik di Tosari

TOSARI – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui Pelatihan Benah Tanah di Desa Kandangan, Kecamatan Tosari, Senin (11/09/2023). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas petani dalam pembuatan pupuk dan pestisida organik sebagai solusi atas kondisi lahan pertanian yang kritis akibat penggunaan bahan kimia secara terus-menerus.

Koordinator Program, Novita Safitri, menjelaskan bahwa inisiatif ini berawal dari riset lapangan yang menunjukkan adanya penurunan kualitas pH tanah dan maraknya serangan hama seperti nematoda serta ulat pada lahan kentang warga.

“Dalam riset kami, pH tanah mencapai 6,9 dan Fosfatnya lebih dari 0,006. Sedangkan untuk hama yang kami temukan di ladang berupa Nematoda, Ulat, Lalat Buah, dan Antraknosa,” papar Novita.

Menanggapi hal tersebut, Kaprodi Teknik Kimia UNU Pasuruan, Handik Hendratama, selaku narasumber menekankan pentingnya beralih ke pertanian ramah lingkungan. Ia mengajarkan teknik pemanfaatan limbah pertanian lokal sebagai bahan baku pupuk organik guna memperbaiki struktur tanah Desa Kandangan.

“Tanah di desa ini harus diperbaiki dengan cara pembuatan dan penggunaan pupuk organik ramah lingkungan dengan menggunakan bahan yang mudah didapat dari limbah pertanian,” ujar Handik.

Dalam sesi teknis, Reza Ardiansyah selaku Dosen Pendidikan Biologi UNU Pasuruan turut mendemonstrasikan pembuatan pestisida organik menggunakan limbah batang tembakau Virginia. Cairan pestisida ini diproses melalui teknik cacah dan perendaman selama dua malam sebelum diaplikasikan untuk membasmi hama tanaman secara efektif dan aman.

Kegiatan PPK Ormawa Kemendikbudristek ini mendapat respons positif dari tiga kelompok tani setempat. Melalui pendampingan berkelanjutan, LPPM UNU Pasuruan berharap integrasi antara riset akademis dan kebutuhan praktis petani dapat memulihkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal di Kabupaten Pasuruan.

Bagikan artikel:
LPPM Admin Manager
PENULIS ARTIKEL

LPPM Admin Manager

Penulis konten dari LPPM UNU Pasuruan yang berdedikasi untuk membagikan informasi terkini seputar penelitian, publikasi, dan pengabdian masyarakat.