Melalui Pengabdian Rekreatif, Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Remaja Mengenai Risiko Pernikahan Dini
Pengabdian Masyarakat Edukasi Remaja Pernikahan Dini UNU Pasuruan

Melalui Pengabdian Rekreatif, Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Remaja Mengenai Risiko Pernikahan Dini

AS
LPPM Admin Manager
Penulis
13 Juni 2025
2 min read
1 views
Image of Melalui Pengabdian Rekreatif, Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Remaja Mengenai Risiko Pernikahan Dini

GEMPOL – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) berperan aktif dalam memberikan edukasi sosial melalui kegiatan Camping Fun Remaja di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Sabtu-Minggu (12-13/07/2025). Fokus utama materi yang disampaikan adalah pencegahan pernikahan usia anak sebagai upaya melindungi masa depan generasi muda di tingkat desa.

Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Lumbung Pangan Nusantara, Dusun Pandean ini merupakan kolaborasi antara PMM UNU Pasuruan, STAI Salahuddin, dan berbagai tim KKN universitas lain. Inovasi ini digagas oleh penggerak Posyandu Remaja Desa Kejapanan guna menciptakan ruang edukasi yang sesuai dengan tren generasi muda saat ini.

Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNU Pasuruan, Risqiyatul Islamiyah, bertindak sebagai narasumber yang memaparkan dampak negatif pernikahan dini dari berbagai aspek. Ia menekankan bahwa pernikahan usia anak sangat berisiko terhadap kualitas pendidikan, kesehatan reproduksi, kondisi psikologis, hingga potensi kekerasan dalam rumah tangga.

“Jangan berhenti belajar. Pendidikan itu bukan pilihan, tapi jalan menuju cita-cita kalian,” tegas Risqiyatul dalam pemaparannya di hadapan para peserta remaja desa.

Kepala Desa Kejapanan, Randy Saputra, mengapresiasi kontribusi akademisi dalam kegiatan ini. Menurutnya, regenerasi kepemimpinan dan pembangunan desa sangat bergantung pada kesiapan remaja yang didukung oleh lingkungan aman dan edukatif. Program ini juga menjadi rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang bertujuan memberdayakan potensi anak desa melalui pembentukan Komunitas Anak Desa Kejapanan.

Selain diskusi edukatif, kegiatan diisi dengan materi kesehatan reproduksi oleh Bidan Kecamatan Gempol, Endah Vina Agustina, serta berbagai aktivitas kepanduan seperti senam pagi dan lari santai. Sinergi antara mahasiswa pengabdian dan pemerintah desa ini diharapkan mampu menekan angka pernikahan dini sekaligus memperkuat ekosistem akademik yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Bagikan artikel:
LPPM Admin Manager
PENULIS ARTIKEL

LPPM Admin Manager

Penulis konten dari LPPM UNU Pasuruan yang berdedikasi untuk membagikan informasi terkini seputar penelitian, publikasi, dan pengabdian masyarakat.